Untuk kalian yang sedang belajar tentang dunia pemrograman pasti ada seorang yang bertugas untuk user unterface dan user experience.  Apasih tugas tugas seorang user experience Untuk pengertian user interface kita sudah bahas di artikel sebelumnya. Kali ini kita akan bergantian membahas mengenai apa itu User Exerience Sebenarnya user experience dan user interface memiliki hubungan yang sangat kuat, hingga orang-orang menganggap bahwa keduanya memiliki fungsi yang sama. Padahal kedua istilah tersebut berbeda, mulai dari pengertian, fungsi, dan lainnya. 

Pengertian

User Experience adalah Suatu pengalaman bila seseorang telah mengakses ssuatu website/ aplikasi. Mereka melihat tampilannya  mengeksplorasi semua fitur yang ada,hingga berhasil melakukan suatu transaksi.

UX atau User Experience adalah Proses meningkatkan kepuasan pengguna (pengguna aplikasi, pengunjung website) dalam interaksi antara pengguna dan produk. Tujuan paling penting dari setiap aplikasi seluler adalah interaksi yang lancar antara pengguna dan aplikasi.

Dalam membuat User Experince (UX) adalah hal yang sangat penting dalam membuat sebuah aplikasi, Karena apabila User Experince (UX) yang anda buat tidak nyaman bagi konsumen. Maka hal ini akan berpengaruh ke dalam penjualan produk dalam aplikasi anda. Sebaiknya anda melakukan beberapa testing User Experince (UX) untuk menentukan User Experince (UX) yang terbaik kedalam aplikasi anda.

Suatu produk dikatakan berhasil jika faktor ux terpenuhi. Faktor-faktor tersebut ialah:

  • Useful (Berguna)

Jika suatu produk yang diciptakan tidak berguna keadannya. Lalu sia-sia tentunya kita susah payah membuatnya. Sebuah produk haruslah diciptakan agar dapat berguna dan tepat guna.

  • Usable (Dapat digunakan)

Faktor UX berikutnya adalah usable atau dapat digunakan. Untuk mendapatkan hasil pengalaman pengguna yang baik dan memberikan pengalaman yang baik pada pengguna, tentulah sebuah produk harus memiliki faktor usable pada UX yang mereka rancang. Bagaimana mungkin kita tahu pengalaman pengguna terhadap produk kita baik atau tidak, bila produk yang kita berikan kepada pengguna tidak dapat digunakan.

  • Findable (Dapat ditemukan)

Faktor findable ini sangat penting karena menjadi penentu pengalaman pengguna menjadi lebih baik dalam menggunakan produk dan tetap berada dalam produk.

  • Credible (Dapat dipercaya)

Hal tersebut karena akan meningkatkan tingkat kenyamanan dan keamanan serta kepercayaan pada pengalaman pengguna. Misalnya ketika menggunakan suatu aplikasi chat. Pastinya kita tidak ingin jika informai-informasi  pribadi kita didalamnya menyebar. Tentu kita akan percaya kepada suatu aplikasi yang bisa menjamin kerahasiaan pribadi kita.

  • Desirable ( Diinginkan)

Patinya kita akan semakin semangat berinoasi ketika produk yang kita hasilkan banyak diminati. Pelangan semakin tertarik dengan produk yang kita tawarkan biasanya dipengaruhi beberapa faktor,

produk  mampu bersaing dengan model baru, fitur yang lebih simpel, harga yang lebih kompetitif, warna beragam, serta desain macam-macam. Begitu banyak hal yang dapat membuat sebuah produk bisa diinginkan oleh para pengguna. sebuah produk haruslah dirancang agar menimbulkan hasrat untuk dimiliki oleh pengguna/market. Bukan sekadar memenuhi keinginan pengguna

  • Acsessible (Mudah diakses)

engguna tidak akan mau mendapatkan suatu produk yang sulit sekali untuk diakses. Mereka hanya ingin produk yang bisa mempermudah mereka dalam menggunakannya. Mereka senang dengan hal yang mudah dan cepat didapatkan

  • Valuable((Mempunyai nilai)

Sebuah produk harus memberikan nilai pada bisnis yang menciptakannya dan kepada pengguna yang membeli atau menggunakannya.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *