thebludiamondgallery.com

Anda pasti tidak mau jika menjadi korban penipuan. Di era yang semakin canggih ini, makin banyak cara yang digunakan penipu untuk melancarkan aksinya. Salah satunya dengan cara phising. Apa itu phising? Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening). 

Kegiatan phising memang bertujuan memancing orang untuk memberikan informasi pribadi secara sukarela tanpa disadari. Padahal informasi yang dibagikan tersebut akan digunakan untuk tujuan kejahatan. Phising biasanya sering digunakan pada email, dimana penyebaran melalui email ini dilakukan untuk memberikan informasi yang mengarah ke halaman palsu untuk maksud menjebak korban. Untuk menghindari phising, pengguna harus lebih berhati-hati dengan memperhatikan beberapa hal keamanan. Sebagai contoh, jika Anda mengakses suatu halaman website, maka pastikan anda berada di halaman website dengan url domain yang benar.

Jenis-jenis phising

  1. Email Phising

Sesuai namanya, email phising menggunakan media email untuk menjangkau calon korbannya. 

  1. Web Phising

upaya memanfaatkan website palsu untuk mengelabui calon korban. Website untuk phising akan terlihat mirip dengan website resmi dan menggunakan nama domain yang mirip. Hal ini disebut domain spoofing.

  1. Spear Phishing

Merupakan bagian dari email phising Bedanya, spear phishing menarget calon korban tertentu. teknik ini dilakukan setelah beberapa informasi dasar calon korban dimiliki, seperti nama dan alamat. Berbeda dengan email phising yang random

  1. Whaling

langkah phising yang tidak hanya menarget individu secara spesifik, tapi juga individu yang memiliki kewenangan tinggi di suatu organisasi, jika tindakan whaling ini berhasil, akan banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan dari akses yang didapatkan.

Tips agar tidak menjadi korban phising

  1. Jangan asal klik

Jangan asal klik ketika anda mendapatkan email yang menyuruh anda untuk mengklik suatu tautan.

  1. Update informasi 

Ada baiknya anda selalu update informasi mengenai perkembangan teknologi informasi,  tidak menutup kemungkinan jenis kejahatan online akan terus berkembang.

  1. Cek keamanan website yang diakses

Hanya lakukan transaksi pada website yang menggunakan SSL saja, yaitu website yang ditandai dengan penggunaan protokol HTTPS.

  1. Gunakan browser terbaru

Langkah ini penting karena setiap browser merilis versi terbaru, selalu terkait dengan perbaikan pada celah keamanan dan fitur yang lebih efektif. Untuk memudahkan, Anda cukup mengaktifkan status automatic update di tiap browser yang Anda gunakan.

  1. Waspada ketika ada yang meminta data pribadi Anda

Anda harus hati-hati ketika ada email masuk mengatasnamakan suatu agensi atau yang lainnya meminta data pribadi Anda

Banyak sekali kasus kejahatan phising yang sering dilakukan, terlebih hal itu bisa saja mencuri banyak informasi anda seperti akses akun Anda, email, social media, bahkan akun Bank Anda. Oleh karena itu selalu berhati-hati dan keep smart saat penggunaan internet.

Perlu Anda ketahui bahwa IMSNet.id merupakan layanan  penyedia  Web Hosting Indonesia selalu berupaya untuk memberikan informasi menarik untuk Anda. Jika Anda butuh domain, hosting, server, SSL dan email marketing bisa langsung pesan saja di IMSNet.id

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *