Selama ini harddisk atau sering disingkat HDD telah menjadi standar media penyimpanan untuk PC dekstop maupun laptop. Seiring dengan perkembangan teknologi, media penyimpanan pun ikut berkembang. Saat ini yang sedang banyak dibicarakan ialah SSD, yang merupakan pengembangan dari teknologi HDD. Pada dasarnya, SSD itu sama seperti HDD. Hanya saja tidak tersimpan pada lapisan-lapisan magnetik layaknya HDD

Perbedaan HDD dan SSD
Kecepatan

HDD menggunakan magnet untuk menyimpan data yang ditaruh di atas piringan berputar. Semakin cepat piringan ini berputar  maka akan semakin cepat juga data dapat disimpan. Sedangkan, SSD menggunakan flash memory dan menggunakan prosesor untuk menyimpan data.

Keduanya HDD dan SSD digunakan pada komputer desktop dan server. Banyak penyedia hosting yang mengoperasikan server-nya dengan menggunakan SSD, dan banyak yang mengatakan bahwa konfigurasi ini mampu memberikan waktu page load lebih cepat hingga 20 kali dibandingkan teknologi sebelumnya.

Masa Hidup

Meski tidak ada bagian yang berberak, namun sel SSD juga bisa mengalami keausan dari waktu ke waktu, perlahan kehilangan performa sebelum sekarat. Namun masih lebih panjang dibandingkan HDD. Seperti yang sudah disebutkan di atas, HDD lebih rentah terhadap kerusakan.

Keandalan

Karena tidak ada sama sekali bagian yang bergerak, SSD cenderung lebih awet dan tahan terhadap benturan atau guncangan yang dialami. Proses read/write juga tidak terdegradasi, dan SSD mampu menjaga integritas data hingga 200 tahun lebih.

HDD mengandalkan piringan yang berputar, yang dapat menyebabkan keausan. Dan juga rentan terhadap kerusakan jika terjatuh atau terbentur.

Konsumsi Daya

Sekali lagi karena HDD mengandalkan piringan yang bergerak, membutuhkan banyak energi untuk menggerakan piringannya ini. Sedangkan SSD tidak memiliki bagian yang bergerak. Jadi bisa disimpulkan SSD lebih hemat konsumsi dayanya. Hal inilah yang membuat penggunaan SSD pada laptop atau tablet popular, karena dapat memberikan waktu yang lebih lama untuk penggunaan perangkat yang memakainya.

Web Hosting dengan SSD. Seiring dengan turunnya harga dan kapasitas SSD yang semakin besar, semakin banyak penyedia hosting yang menggunakan SSD untuk infrastrukturnya. Selain itu Google juga lebih memilih untuk menaikan ranking website yang lebih cepat, website yang lama akan ditinggal oleh pengunjung.

Kedua hal inilah yang bisa mendasari kamu untuk memilih web hosting dengan SSD. Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa penyedia web hosting yang menggunakan SSD. IMSNet.id merupakan layanan hosting dengan disck space SSD. Selain itu IMSNet.id Dengan dukungan Teknologi keamanan Imunify 360, website Anda terlindung dari serangan hacker, malware, dan virus berbahaya setiap saat.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *