imsnet.id

Apa itu Software Engineering? Software engineering adalah proses analisis kebutuhan dan desain pengguna, konstruksi dan uji aplikasi yang akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut melalui penggunaan bahasa pemrograman. Software engineering termasuk bagian dari ilmu komputer, lebih tepatnya yaitu pengembangan dan pembangunan software sistem komputer dan software aplikasi. System software terdiri dari program yang mengatur utilitas komputasi dan sistem operasi. Aplikasi software termasuk user-focused program, seperti program database, web browser, dan lainnya. Dalam prosesnya, software engineering memiliki 3 elemen penting yang menjadi kunci kesuksesan, yaitu:

1. Metode 

Elemen pertama yaitu metode, ada beberapa serangkaian tugas yang harus dilakukan seperti:

  • Proses perencanaan dan estimasi proyek
  • Analisis tentang kebutuhan software dan sistem
  • Melakukan desain struktur data
  • Arsitektur program yang akan dibuat
  • Prosedur algoritma yang dipakai
  • Coding program
  • Testing program
  • Pemeliharaan program

2. Peralatan 

Peralatan software engineering memiliki fungsi untuk memberikan dukungan untuk metode, contohnya:

  • CASE yaitu suatu software yang memiliki fungsi untuk menggabungkan antara software, hardware dan database software engineering untuk bisa menghasilkan software engineering yang baik.
  • Database software engineering adalah suatu struktur data yang isinya mengenai informasi penting tentang analisis program, desain program, kode program dan testing program.
  • CAD (Computer Aided Design)
  • CAE (Computer Aided Engineering)
  • CAM (Computer Aided Manufacturing)

3. Prosedur 

Dalam prosedur software engineering terdiri dari:
  • Pengurutan metode yang digunakan
  • Dokumen, formulir dan laporan yang diperlukan
  • Kontrol kualitas software
  • Melakukan koordinasi perubahan pada software
Model Pengembangan Software Engineering
  1. Waterfall. Metode pengembangan ini  udah ada paling lama jika dibandingkan model lain dan penggunanya paling banyak. Sistem waterfall ini menggunakan pendekatan pengembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekuensial dimulai dari tahapan awal seperti melakukan analisis kebutuhan, melakukan desain sistem, coding, pengujian dan penerapan program.
  2. Prototype.  Metode ini adalah evolusi dalam dunia pengembangan atau pembuatan perangkat lunak metode ini juga merevolusi metode pengembangan atau pembuatan perangkat lunak yang lama, yaitu sistem sekuensial yang biasa dikenal dengan nama Metode Waterfall.
  3. RAD. Rapid Application Development adalah model pengembangan perangkat lunak linear yang sangat pendek kira-kira 60-90 hari saja. Model RAD ini mengadaptasi kecepatan tinggi dengan pendekatan konstruksi berbasis komponen. 
  4. Incremental. merupakan kombinasi dari beberapa elemen waterfall yang diaplikasikan secara berulang dengan model prototype. Kelebihan dari incremental model ini adalah personil bisa bekerja dengan optimal dan mampu mengakomodir kebutuhan perusahaan yang fleksibel.
  5. Spiral. Spiral model ini mengadopsi dari dua model sebelumnya yaitu prototyping dengan perulangan dan model waterfall. Model spiral atau bisa disebut juga Spiral Boehm bekerja dengan beberapa tahapan-tahapan. 

Sudah paham mengenai Software engineering. Sudah tertarik untuk membangun sebuah program/ aplikasi / website jangan lewatkan, untuk memanfaatkan penawaran terbatas bagi Anda. Dapatkan promo hosting murah dari IMSNet.id dengan harga mulai Rp 12.900,’/ bulan.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *