Saat ini internet memang tidak lepas dengan kehidupan hampir seluruh masyarakat dunia saat ini.  Hampir segala kegiatan masyarakat saat ini dilakukan dengan sistem yang sudah terintegrasi dengan internet. Saat kita berselancar bebas di internet, hampir semua konten berupa video, foto hingga dokumen-dokumen bisa dijumpai dan diakses secara bebas. Karena dengan menggunakan internet, kita bisa leluasa berbagi file dan data apapun.

Internet ternyata juga memiliki tingkatan-tingkatan atau kasta yang berfungsi sebagai pertanda apakah kita aman atau tidak dalam mengakses sebuah situs web. Berdasarkan dari tingkatan yang diilustrasikan sebagai bongkahan Iceberg, internet yang kita nikmati sekarang ini masih masuk ke dalam tingkatan Surface web. Surface Web sendiri adalah konten situs web yang kita bisa ditelusuri secara bebas di situs mesin pencari (search engine) seperti Google dan Yahoo. Namun, untuk mengakses deep web tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan google atau yahoo. Layaknya sisi baik dan buruk, kebalikannya dari Surface Web ada Deep Web dan Dark Web. Pada dasarnya, Deep Web adalah bagian internet yang tidak bisa diakses lewat mesin pencari umum seperti Google.

Maka dari itu, penyebaran alamat Deep Web ini bersifat rahasia dan tidak sembarang orang bisa tahu. Gambaran sederhananya dunia digital alias internet ini adalah lautan. Bagian permukaan dan perairan dangkal ini juga adalah tempat untuk semua media sosial yang sering kita mainkan. Sedangkan Deep Web sendiri ada di posisi perairan dalam yang sulit ditembus manusia normal tanpa alat bantu.

Perlu diketahui, sejatinya akses dunia internet yang bisa digunakan saat ini totalnya tak lebih dari 5 persen saja dari keseluruhan kapasitas server yang ada, seperti google facebook yahoo dan lain lain. Deep web bersifat kaku dan tidak terbuka untuk umum.

Lalu bagaimana Bagaimana cara masuk Deep web? cara masuk ke dalam deep web juga begitu rumit dan tidak bisa dilakukan dengan cara asal-asalan. Untuk bisa masuk ke dalam Darknet Anda butuh tools khusus yang terdiri dari VPN, browser bernama TOR, serta identitas palsu untuk jaga-jaga jika dibutuhkan. Deep web tentu berisi informasi yang jauh lebih banyak dan lebih lengkap ketimbang Surface Web.

Sebenarnya Deep web itu sama sekali tidak berbahaya, karena hanya berisi konten tersembunyi yang tidak bisa diakses oleh pengguna biasa menggunakan mesin pencari. Namun menurut Heimdal Security, membuka situs Deep Web dan Dark Web bukan merupakan tindakan ilegal, namun akan menjadi ilegal jika kita berinteraksi di dalamnya, terutama jika kita tidak memiliki bekal keamanan internet yang mumpuni maka bisa saja kita akan mendapat masalah.

Adapun hal yang mungkin akan terjadi ketika Anda mengakses Deep web. Saat kita mengakses Deep Web dan Dark Web secara sembarangan, virus-virus internet banyak tersebar di sana. Deep Web dan juga Dark Web biasanya dihuni oleh para peretas atau hacker yang sudah siap dengan segala jebakan yang mengintai pengguna “awam” yang coba-coba mengaksesnya. Bahkan tak jarang  adanya jebakan untuk berbuat tindakan seksual kepada seseorang di bawah umur yang memiliki penampilan layaknya orang dewasa. Bahkan  bahaya lain yang mengintai yaitu bocornya informasi pribadi kita oleh para peretas. Bahkan lebih mengerikannya lagi, para hacker atau peretas juga bisa melacak posisi kita berada. 

Demikian artikel mengenai Deep web. Sebaiknya anda sebagai pengguna internet harus bijak dalam penggunaannya. jika saat ini Anda sedang membutuhkan referensi hosting terbaik untuk membangun website toko online maupun blog pribadi, bisa melihat penawaran paket web instant dan toko online dari IMSNet.id.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *