cyber  technology  security free photo

Berbicara tentang keamanan keamanan sebuah website, mungkin anda pernah mendengar istilah backdoor.  Sejak tahun 2013 istilah ini menjadi sebuah isu hangat. Jika ada backdoor pada sistem atau device Anda, Anda bisa terserang malware. pasalnya ada banyak cara yang dapat dilakukan para hacker (peretas) untuk membobol sebuah server dan menyalahgunakan data yang terdapat di dalamnya.

Pengertian Backdoor

Backdoor adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses sebuah sistem, aplikasi, atau jaringan tanpa harus melewati proses autentikasi terlebih dulu. Sehingga ini memungkinkan Si pembuat Backdoor yang biasanya adalah peretas untuk masuk ke dalam sistem tanpa harus melewati proses autentifikasi seperti memasukkan data username atau password terlebih dulu. Backdoor dapat membantu user yang membuat backdoor (peretas) dapat masuk ke dalam sistem tanpa harus melewati proses autentifikasi. Backdoor juga dapat diartikan sebagai mekanisme yang digunakan untuk mengakses sistem atau jaringan.

Apakah Backdoor berbahaya?

Dengan memasang backdoor pada server sebuah web, seorang hacker bisa mendistribusikan malware ke pengunjung website.  Malware yang biasa didistribusikan adalah ransomware atau adware dimana hacker bisa mendapat keuntungan. Selain itu backdoor dapat digunakan untuk pencurian data.  Lalu dimana code backdoor tersembunyi?

Tema – Kode backdoor kemungkinan diletakkan pada tema dan seringkali bukan pada tema yang sedang anda gunakan. Karena itu, hapuslah semua tema yang sudah tidak anda gunakan. Hacker membutuhkan sebuah kode untuk bertahan, biasanya kode akan berada pada tema yang sudah tidak aktif

Plugin. Sebab tidak semua orang sering melakukan update plugin bahkan ada beberapa plugin yang memiliki kode yang buruk.

wp-config.php – File ini juga merupakan salah satu file yang ditargetkan oleh hacker.

Tempat lain yang memungkinkan ditemukannya backdoors adalah Include Folder. Dalam beberapa kasus, backdoor akan disamarkan sehingga seolah-olah terlihat seperti file WordPress pada umumnya.

Cara mengatasi backdoor pada website.

  • Sebaiknya hapus tema yang tidak digunakan, dan pastikan selalu menggunakan tema original.
  • Cek file .htaccess, pastikan tidak ada script redirect
  • Periksa folder dan file wp-config,php sehingga sama dengan file wp-config-sample.php pada konfigurasinya.

Walaupun backdoor dapat berguna jika admin website perlu melakukan beberapa hal yang berhubungan dengan troubleshooting dan perawatan, Anda tetap harus berhati-hati karena backdoor bisa menjadi kelemahan. Dengan adanya backdoor, hacker bisa dengan mudah masuk ke sistem Anda. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati dengan adanya backdoor.

Informasi tambahan Untuk kebutuhan domain hosting murah, jangan lupa untuk cek website Kami di IMSNet.id  dan dapatkan gratis domain untuk setiap pembelian layanan hosting. Tunggu apalagi segera upgrade  websitemu sekarang juga.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *