camera, Point and shoot camera, cameras optics, camera accessory, digital camera, mirrorless interchangeable lens camera, camera lens, lens, photography, reflex camera, film camera, flash, Material property, single lens reflex camera, still life photography, macro photography, silver
pixhere.com

Foto menjadi salah satu elemen yang diperhatikan oleh pengunjung ketika mengunjungi sebuah website.  Memilih foto untuk desain sebuah website harus dilakukan dengan tepat, karena jika Anda salah desain meletakkan sebuah foto bisa jadi akan berdampak pada buruknya  tampilan website Anda. lalu bagaimana tips memilih foto yang tepat? Dalam artikel ini kami akan menjelaskannya kepada Anda.

  1. Pilih Foto yang berkualitas

Tahap awal dalam memilih foto untuk desain website adalah dengan menentukan yang terbaik dan sesuai dengan kualitas yang ada didalamnya.  Foto berkualitas yang dimaksud merupakan gambar dengan resolusi tinggi yang menjadi pilihan terbaik untuk digunakan di website anda. Resolusi standar foto 72 dpi [dot per inch]. Sedangkan ukuran yang disarankan untuk background website adalah 1250 x 800 pixel 

  1. Gambar yang Actionable

Actionable disini mempunyai makna foto atau gambar yang dipakai harus bisa mengarahkan pengunjung agar dapat melakukan hal sesuai dengan Call to Action yang ada di web anda. Misalnya ketika berkunjung ke toko online akan ada sebuah gambar yang menampilkan tombol “Buy Now”

  1. Sesuaikan dengan Brand yang dimiliki

Gambar yang anda tampilkan harus relevan dengan produk yang ditawarkan atau brand. Misalkan Anda menjual brand sebuah roti atau cake pastikan  foto foto yang dipakai pada website juga harus disesuaikan dengan produk tersebut

  1. Mewakilkan produk

Foto/gambar yang membantu penjualan suatu produk tentulah yang berkaitan dengan produk tersebut.  Misalkan produk yang anda jual merupakan produk pakaian. Maka foto yang Anda tampilkan berupa produk pakaian yang dapat dilihat dari berbagai sudut misalkan ketika dipakai, kenyamanan orang yang memakai, 

  1. Menampilkan foto real people.

Menggunakan foto real people dapat meningkatkan tingkat ketertarikan lebih tinggi dari website yang kita miliki. Misalnya, Anda bisa memuat foto dari karyawan karyawan anda sendiri sehingga bisa terlihat lebih alami dan terpercaya. 

  1. Unik

Foto yang ditampilkan harus mempunyai sudut keunikan tersendiri, foto Anda harus mewakili keunikan dari produk/ jasa yang dihasilkan

Jenis-jenis Format Gambar untuk Website

  1. JPEG/JPG

JPEG atau Joint Photographic Experts Group adalah format yang paling umum dipakai. Gambar berformat JPEG dipakai oleh 72,5% website di seluruh dunia. Format gambar ini mampu menampilkan berbagai warna dan gradient. Bisa dikatakan format ini mampu menampilkan ilustrasi visual dengan cukup detail. 

  1. PNG

PNG atau Portable Network Graphics adalah yang memiliki lossless compression. Artinya, meski gambar dikompresi, kualitasnya tetap mendekati gambar sebelum dikompresi. Karenanya format ini cocok dimanfaatkan untuk menampilkan gambar yang detail seperti logo, tipografi, screenshot tulisan, dan sebagainya.

Format gambar PNG juga mendukung latar belakang transparan. Hal ini cocok dimanfaatkan untuk membuat logo.

  1. GIF

Graphic Interchange Format atau GIF (baca: JIF) adalah format gambar yang cukup populer. Format ini terdiri dari 8-bit per pixel atau terbatas pada 256 warna dalam satu gambar. Dengan warna yang terbatas, format ini kurang cocok untuk menampilkan visual yang detail. Sebagai gantinya, format ini sering dipakai memunculkan animasi singkat di website.

  1. Raster

Raster adalah grafik yang dibuat dari kumpulan kotak membentuk pixel. Berbeda dengan vektor, raster cukup konsisten dilihat dari berbagai mesin pencarian. Itu mengapa Anda pasti familiar dengan turunan dari format gambar ini.

  1. Vektor

Jenis gambar yang satu ini sangat fleksibel. Ia tidak akan kehilangan kualitas dan ketajaman gambar, meskipun diperbesar sekian kali lipat. Vektor juga sangat mudah diedit dan memiliki ukuran file yang cukup kecil. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi grafik desainer.

Kesimpulannya adalah gambar yang ada dalam sebuah website bukan hanya berguna sebagai elemen dekoratif saja, namun fungsi dari gambar atau foto juga menjadi pendorong utama supaya website anda bisa berhasil. Gambar yang kurang tepat bisa memperlambat waktu loading website. Akibatnya, Anda bisa kehilangan ranking di mesin pencarian, kehilangan pengunjung dalam sekejap, bahkan kehilangan transaksi dari calon pelanggan.  Dan bagi Anda yang berniat memulai personal website, jangan lewatkan juga promo domain murah, hosting, web Instant serta banyak penawaran lainnya dari IMSNet.id.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *