thebluediamondgallery.com

Jika Anda mempunyai sebuah website dan memiliki konten yang hanya bisa diakses oleh umur tertentu pada website. Tentunya, anda perlu memberikan peringatan sebelum memasuki konten tersebut. Oleh karena itu, anda perlu untuk membuat filter bagi para pengunjung. Jika Anda merupakan pengguna WordPress maka Anda dapat dengan mudah membuatnya. Berbekal pemasangan plugin Anda dapat membuat pemberitahuan batas usia minimal yang diperbolehkan untuk mengakses konten Anda.

Sebelum memulai langkah pada tutorial ini, Anda membutuhkan: Akses ke dashboard WordPress. Silakan lakukan instalasi plugin Content Warning dan aktifkan

  1. Login ke dashboard WordPress.
  2. Pilih menu Plugins > Add New.
  3. Ketikkan content warning pada kolom pencarian, kemudian klik tombol Install Now pada plugin Content Warning.
  4. Setelah itu, silakan aktifkan plugin tersebut dengan menekan tombol Activate.

Setelah berhasil menginstal plugin, langkah selanjutnya adalah melakukan pengaturan guna menampilkan peringatan konten ketika website Anda diakses.

  1. Silakan pilih menu Settings > CWV2 Options.
  2. Lakukan pengaturan pada beberapa bagian sesuai yang Anda inginkan.

Pada bagian General Settings Anda dapat melakukan pengaturan untuk menampilkan pop up peringatan konten pada kategori, halaman, dan masa aktif cookie dari pop up yang ditampilkan dalam hitungan hari.

Pada bagian dialog settings. Anda dapat mengatur isi pesan peringatan.

  • Dialog Title : Judul peringatan.
  • Dialog Message : Isi pesan untuk peringatan.
  • Exit Text : nama untuk tombol keluar.
  • Exit Link : nama untuk link keluar.
  • Enter Text : nama untuk tombol masuk atau melanjutkan.
  • Enter Link : nama untuk link masuk.
  • Toggle Denial Option : jika anda mencentang opsi ini, maka akan ada penyangkalan ketika pengunjung menekan Enter Text Atau Enter Link.
  • Denial Handling Method : metode yang digunakan untuk menyangkal.

Pada bagian Background Image, Anda dapat menambahkan gambar untuk menutupi konten. Silakan sesuaikan ukurannya dengan ukuran di website Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengatur opacity background mulai dari 0-1.

Jika sudah selesai, silakan simpan perubahan dengan menekan tombol Save Changes.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *