Ini Alasan Mengapa Tidak Dianjurkannya Menyimpan Hash Password Di Database  Menggunakan Metode MD5 atau SHA1! - ilmuwebsite.com

Jika  saat ini Anda memiliki website yang menggunakan WordPress Anda ingin ada orang atau pengguna lain yang membantu Anda untuk menulis atau sekadar menyunting post. 

Berikut Ini adalah Langkah Membuat Hak Akses User WordPress

  1. Login ke dashboard WordPress, kemudian pilih menu Users > Add new yang berada di bagian kiri.
  2. Isi data – tambahkan informasi pribadi pengguna baru, seperti username, nama pertama, nama terakhir, dan alamat email.
  3. Untuk membuat password, Anda dapat klik tombol Show password atau memasukkannya sesuai dengan apa yang Anda inginkan.
  4. Pilih hak akses user sesuai dengan tugasnya pada bagian Role.
  5. Klik tombol Add New User.
  6. Pada langkah ini, user baru WordPress telah berhasil dibuat.

Memahamai Hak Akses User WordPress

  1. Administrator

Jenis user ini dibuat ketika Anda melakukan instalasi WordPress pertama kali. Administrator merupakan jenis user yang memiliki peranan paling penting. User  ini memberikan Anda kontrol penuh pada setiap aspek dan pengaturan website Anda.

  • Posting: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Moderasi komentar: Kontrol penuh.
  • Plugin: Kontrol Penuh (add, edit, delete).
  • Template: Kontrol penuh (add, edit, delete).
  • User: Kontrol penuh (add, edit, delete).
  • Pengaturan WordPress: Kontrol penuh.
  1. Editor

Editor dapat mengatur serta menerbitkan postingan, termasuk yang dibuat oleh user lain.

Berikut adalah rincian akses yang dimiliki Editor

  • Posting: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Kontrol penuh (add, edit, publish, delete).
  • Moderasi komentar: Kontrol penuh.
  • Plugin: Tidak.
  • Template: Tidak.
  • User: Mengedit profile sendiri.
  • Pengaturan WordPress: Tidak.
  1. Author

memampukan pengguna untuk mengatur dan memublikasikan hanya post mereka sendiri.

  • Posting: Kontrol penuh hanya pada postingan sendiri (add, edit, publish, delete).
  • Halaman: Tidak.
  • Moderasi komentar: Tidak.
  • Plugin: Tidak
  • Template: Tidak.
  • User: Hanya profile sendiri (edit).
  • Pengaturan WordPress: Tidak.
  1. Contributor

Contributor hanya dapat melakukan pengaturan pada postingannya sendiri tanpa dapat melakukan publish.

  • Post: Memiliki kontrol sebagian hanya pada post milik sendiri – menambahkan, menyunting, menghapus.
  • Halaman: Tidak memiliki kontrol.
  • Mengatur komentar: Tidak memiliki kontrol.
  • Plugin: Tidak memiliki kontrol.
  • Tema: Tidak memiliki kontrol.
  • Pengguna: Memiliki kontrol sebagian – menyunting profil sendiri.
  • Pengaturan WordPress: Tidak memiliki kontrol.
  1. Subscriber

Subscriber hanya dapat mengedit profile sendiri.

  • Post: Tidak memiliki kontrol.
  • Halaman: Tidak memiliki kontrol.
  • Mengatur komentar: Tidak memiliki kontrol.
  • Plugin: Tidak memiliki kontrol.
  • Tema: Tidak memiliki kontrol.
  • Pengguna: Memiliki kontrol sebagian – menyunting profil sendiri.
  • Pengaturan WordPress: Tidak memiliki kontrol.
  1. Super Admin

Administrator di dalam Jaringan Multisite WordPress. User  ini pun memperbolehkan task administrasi apa pun di dalam instalasi multi-site WordPress.

Menambah informasi untuk Anda segera bikin website bisnis Anda sekarang juga. Manfaatkan paket Hosting Bisnis, Sertifikat SSL, serta nama domain populer dari IMSNet.id untuk menunjang performa situs Anda agar semakin optimal.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *