Cara Menggunakan Mailchimp untuk Email Marketing. – Bagi Anda yang sudah cukup lama bergelut dalam bidang marketing secara online, Anda mungkin juga butuh membaca panduan ini untuk meninjau apakah Anda telah memanfaatkan online marketing tool Anda dengan efektif.  Karena tak semua konsumen mengikuti brand di media sosial. Mereka juga belum tentu terus-terusan mengecek website brand tersebut. Sehingga diperlukan suatu cara bagi sebuah brand agar tetap terhubung dengan pelanggannya. 

MailChimp ini telah ada sejak lama dengan ratusan ribu pelanggan yang bergelut di bidang bisnis secara online, baik itu blogger maupun pengembang website perusahaan.

Hal paling utama yang bagus dari MailChimp ini adalah mudah digunakan bahkan bagi para pemula sekalipun. Anda bisa membuat template email HTML tanpa coding apapun. Fitur-fitur lain yang dihadirkan oleh MailChimp juga didesain khusus agar tidak ribet. Dengan MailChimp   mudah bagi Anda untuk menyinkronkan data, mengimpor konten dari sumber lain, sekaligus melacak pendapatan Anda.

MailChimp juga bisa dioperasikan dari tablet atau perangkat mobile lainnya seperti smartphone. Jadi, Anda bisa mengirimkan email campaign Anda dari mana saja dan kapan saja. Bahkan, bagi Anda pengguna Apple Watch, Anda juga bisa mengoperasikannya dari gadget ini.

Fitur andalan Mailchimp
  1. Optimasi email marketing
  2. Kirim email otomatis Mailchimp memudahkan Anda mengirim email secara otomatis. Anda tak perlu mengirimkan email secara manual ketika pelanggan baru membuat akun, mengingatkan transaksi pembelian yang belum selesai
  3. Terintegrasi dengan berbagai apps dan tools. Dengan banyak apps dan tools, Anda bisa menambahkan berbagai fungsi ke dalam campaign yang dikirim. 
  4. Mailchimp menawarkan banyak model campaigns untuk Anda. Tidak hanya email saja, tetapi juga landing pages, postcard, signup forms, Google remarketing ads, bahkan sampai Facebook ads. 
Cara Menggunakan Mailchimp
  1. Buat Akun

Anda bisa langsung mengakses http://mailchimp.com dan menekan tombol Sign Up Free. Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman baru. Kemudian Anda perlu mengisi email, username, dan password. Setelah itu Mailchimp akan meminta alamat domisili Anda. Langkah selanjutnya, Anda diminta untuk menyambungkan akun Mailchimp dengan Facebook dan Twitter. Langkah ini sebenarnya opsional, Anda bisa saja melewatinya

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai menu-menu Mailchimp 
  • Campaigns merupakan tempat untuk mendesain konten email marketing.
  • Templates adalah desain-desain campaign yang disimpan dan bisa digunakan kembali pada campaign berikutnya.
  • Audience merupakan bagian untuk mengatur list email yang menerima email.
  • Reports adalah tempat untuk memantau segala bentuk promosi yang dilakukan. Di sini Anda bisa melihat berapa persentase daftar pelanggan yang membuka email.
  • Content adalah bagian untuk menyimpan konten berupa gambar, dokumen, produk, GIF, Instagram, hingga logo brand.
  1. Membuat Daftar Email Penerima

Mailchimp memiliki beberapa opsi untuk membuat list name atau daftar penerima email. Cara pertama, Anda bisa klik menu Audience di Dashboard. Setelah itu klik dropdown menu Manage Audience dan pilih Add a subscriber. Di halaman itu, Anda bisa isikan alamat email, nama subscriber, alamat, nomor telepon, dan tags. 

Cara kedua dengan cara input banyak data sekaligus melalui CSV. Anda hanya membutuhkan dokumen Microsoft Excel yang disimpan dalam format CSV. Ketika dokumen sudah lengkap, Anda bisa mengunggahnya lewat menu Audience > Manage Audience > Import Contacts. Tandai checklist “CSV or tab-delimited text file.” 

Cara ketiga Anda perlu memilih menu Audience > Manage Audience > Import Contacts. Di halaman baru, centang pilihan “Integrated service” dan pilihan “Google Contacts”. Kemudian Anda perlu memasukkan email Gmail dan mengijinkan Mailchimp mengakses email tersebut. Secara otomatis data kontak akan diimpor. Platform ini juga akan mengkonfirmasi data semisal terdapat data yang tidak sinkron.

  1. Menghapus Signup Forms

Memasang signup forms adalah solusi untuk mengumpulkan alamat email dengan lebih praktis. Formulir ini bisa dipasang di website, lalu pengunjung web yang berminat bisa mengisi data diri untuk mendapatkan kiriman email secara berkala.

Untuk membuat formulir ini, klik menu Audience > Manage Audience > Signup forms. Pilihan form builder ini akan membawa Anda ke halaman baru. Halaman tersebut merupakan tempat untuk mendesain form sesuai keinginan.

  1. Membuat Campaign

Untuk memulainya klik menu Campaigns di Dashboard. Lalu, tekan tombol Create Campaign di sebelah kanan, di bawah nama dan foto profil akun Mailchimp. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk memilih salah satu dari jenis campaign yang ada. Untuk membuat email marketing, pilihlah opsi Email. 

Kemudian akan muncul berikutnya tentang pilihan email marketing yang dijalankan. Totalnya, ada empat opsi dalam empat tabs. Terdapat pilihan regular, automated, plain text, dan A/B test. Sebagai contoh, kita akan memakai format Regular. Format ini umumnya dipakai untuk mengirimkan newsletter bulanan kepada subscriber. Lalu lanjutkan dengan klik tombol Begin. Setelah desain email, Anda bisa menambah keterangan sebelum mengirimnya. Untuk itu, langsung klik Design email.

  • Layout adalah template berbentuk susunan konten saja. Di sini, Anda akan menemukan beberapa opsi layout berdasarkan jumlah kolom dan format sesuai kebutuhan. Format untuk menampilkan produk, membuat pengumuman, atau menampilkan informasi tersedia di sini.
  • Themes merupakan template dengan versi lebih detail. Di kategori ini, template sudah dilengkapi dengan ilustrasi dan tulisan. Anda hanya perlu mengganti konten dan menyesuaikan susunan desainnya. Bahkan, sudah terdapat beberapa template jadi untuk e-commerce, events, newsletter, ucapan ulang tahun, dan lainnya.
  • Saved templates menampilkan template yang pernah Anda simpan untuk kembali digunakan.
  • Campaigns menampilkan desain konten yang pernah dibuat sebelumnya.
  • Code your own adalah opsi untuk mengunggah desain yang dibuat dengan menggunakan kode. Biasanya, Anda membutuhkan aplikasi semacam Dreamweaver untuk bisa mendesain ini.

Jika sudah memilih template, kita lanjut ke langkah selanjutnya Kolom bagian kanan memuat tiga opsi pengaturan, yaitu Content, Design, dan Comment. 

  1. Mengecek Reports Campaign Mailchimp

Anda akan melihat rangkuman laporan berbagai konten yang pernah dibuat. Dengan cara klik Reports di menu Dashboard. Konten dalam bentuk Campaign, Automation, dan Landing Pages tersedia bagi semua pengguna. Sedangkan, statistik dalam bentuk perbandingan atau Comparative, hanya ada untuk pengguna Pro.

Di rangkuman ini, Anda bisa melihat grafik performa konten. Di grafik yang sama, Anda bisa membandingkan berapa persentase audiens yang membuka email (open rate) dengan yang mengklik konten di dalamnya (click rate).

Contoh beberapa Item-item yang ada di Overview yang dilaporkan Mailchimp

Recipients: Jumlah kontak yang dikirimi email campaign.

Delivered: Tanggal dan waktu sebuah campaign berhasil dikirim sesuai dengan server Mailchimp.

Open rate: Persentase campaign yang dibuka oleh penerima.

Click rate: Persentase campaign yang kontennya diklik oleh penerima.

List average for opens and clicks: Persentase rata-rata campaign sebelum yang dibuka dan diklik oleh penerima email.

Industry average for opens and clicks: Persentase rata-rata campaign yang dibuka dan diklik dibandingkan industri serupa.

Opened: Jumlah penerima yang membuka campaign.

Clicked: Jumlah penerima yang mengklik URL di campaign.

Bounced:  Jumlah penerima yang emailnya tidak bisa dikirim secara permanen (kesalahan ketik, server memblokir layanan email) ataupun alasan temporer (ukuran file terlalu besar, inbox email penuh).

Unsubscribed: Penerima email yang memilih untuk tidak berlangganan email lagi.

Demikianlah pembahasan terkait apa itu Cara Menggunakan Mailchimp untuk Email Marketing Maka dari itu, jangan lupa kunjungi blog IMSNet.id untuk mendapatkan artikel tips, tutorial, hingga promo penawaran layanan hosting murah dan domain premium yang akan menunjang optimasi pemasaan di ranah digital.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *