Cara Membuat Child Theme WordPress. Fungsi sebenarnya child theme pada wordpress adalah agar anda dapat merubah atau memodifikasi theme wordpress utama anda tanpa harus mempengaruhi kode theme wordpress utama. Sebagai contoh, ketika anda menambahkan CSS atau kode untuk merubah warna header wordpress maka CSS atau kode tersebut tidak akan merubah kode CSS theme wordpress utama anda.  Child Theme berada di direktori yang berbeda dengan tema utama. Supaya Child Theme dapat berfungsi dengan normal, setiap direktori Child Theme harus memiliki file style.css dan functions.php. Selain kedua file ini, Anda dapat menambahkan file tambahan yang dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan.

Cara Membuat Child Theme WordPress
  1. Buka Control Panel kemudian Klik File Manager
  2. Buka Direktori Instalasi WordPress Anda. Jika Anda tidak menginstall WordPress di sub-folder, direktori WordPress adalah public_html Anda. Kemudian buka folder “wp-content/themes”.
  3. Klik icon “Create New Folder”. Masukkan nama Child Theme dan klik Create.
  4. Buka folder Child Theme yang sudah dibuat.
    Langkah setelah ini Anda akan membuat file style.css dan functions.php secara bertahap.
  5. Klik tombol “New File” dan masukkan style.css, klik Create.
  6. Tambahkan kode di bawah ini ke dalam file style.css
*/
Theme Name: Twenty Seventeen Child
Theme URL: http://hostinger-tutorials.com
Description: Twenty Seventeen Child Theme
Author: John Doe
Author URL: http://hostinger-tutorials.com
Template: twentyseventeen
Version: 1.0.0
Text Domain: twentyseventeen-child
*/ Custom CSS goes after this line
  1. Ganti semua isi sesuai dengan tema dan domain Anda. Bagian yang paling penting adalah bagian ‘Template’ dan ‘@import’ –rule di CSS yang memungkinkan Anda mengimpor dari style sheet lain–, karena bagian tersebut akan menjadi identitas Child Theme Anda bagian dari tema utama yang mana. Setelah selesai, jangan lupa klik “Save”.
  2. Klik tombol New File dan masukkan functions.php, klik Create. Anda dapat menggunakan file ini untuk menambahkan dan memodifikasi fungsi .php untuk Child Theme Anda.
  3. Setelah Anda selesai, buka halaman admin WordPress, kemudian buka menu “Appearance » Themes”. Anda akan melihat tema Child Theme yang baru dibuat. Klik “Activate” untuk mengaktifkannya.
  4. Ketika Anda akse website, mungkin tampilannya belum sempurna. Hal ini dikarenakan Anda belum memodifikasi file functions.php
  5. WordPress memiliki fungsi untuk memanggil CSS dari tema utama. Melalui halaman Admin WordPress, buka menu “Appearance » Editor” dan pilih functions.php. Kemudian copy dan paste kode berikut ke dalam file functions.php di dalam Child Theme Anda:
<?phpadd_action( ‘wp_enqueue_scripts’, ‘enqueue_parent_styles’ );
function enqueue_parent_styles() {wp_enqueue_style( ‘parent-style’, get_template_directory_uri().’/style.css’ );}?>
  1. Setelah selesai, jangan lupa klik “Update” pada bagian bawah editor untuk menyimpannya.
  2. Buka kembali website Anda dan harusnya tampilan website Anda sudah normal. Jika masih terjadi masalah, coba lakukan kembali pengecekan langkah-langkah sebelumnya dan pastikan semua kode sudah benar.
Mengkustomisasi Child Theme WordPress

Untuk mengkustomisasi tampilan theme Anda, Anda harus mengedit file custom.css milik child theme Anda. Anda bisa menggunakan text editor atau aplikasi FTP, file manager atau menggunakan editor WordPress (Appearance -> Editor). Anda juga setidaknya harus memahami prinsip dasar dari CSS dan paham bagaimana cara inspect element menggunakan web browser. Demikianlah pembahasan terkait apa itu Cara Membuat Child Theme WordPress Maka dari itu, jangan lupa kunjungi blog IMSNet.id untuk mendapatkan artikel tips, tutorial, hingga promo penawaran layanan hosting murah dan domain yang akan menunjang optimasi pemasaan di ranah digital.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *