Backup website adalah salah satu cara terbaik bagi pemilik website, agar terhindar dari gangguan virtual pada server maupun file website itu sendiri. Backup data website merupakan salah satu fitur Cpanel yang digunakan untuk mengamankan data dan informasi website anda agar tidak hilang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan website Anda tidak bisa diakses atau malah membuat Anda kehilangan data.

Berikut cara- cara membuat backup data di Cpanel

  1. Login Ke akun cpanel website (namadomainanda.com/cpanel) dan masukkan username dan password cpanelnya.
  2. Kemudian pada bagian menu Files, pilih atau klik Backup Wizard.
  3. Ada 2 pilihan Backup dan Restore, silahkan bisa dipilih atau di klik Backup
  4. Pilih Full Backup.
  5. Pada halaman ini kita akan menentukan lokasi tujuan tempat hasil backup datanya, kita pilih Home Directory aja (sebelumnya pastikan ada space kosong pada hosting anda) , masukkan alamat email anda, agar rincian proses dan pemberitahuan backup akan dikirim ke email anda. Setelah itu klik Generate Backup
  6. Maka akan muncul tampilan yang memberi notice bahwa, proses backup masih dalam proses, bisa anda Go Back (Tindakan ini tidak akan membatalkan backup yang telah dilakukan)
  7. Akan muncul file yang bisa anda download dari hasil backup data tersebut,.. ini menandakan file sudah siap untuk di download dan disimpan pada penyimpanan local anda

Jenis jenis Backup

Full backup dilakukan apabila kamu ingin melakukan migrasi dari hosting A ke hosting B. Baik penyedia layanan hosting yang sama atau berbeda. Karena full backup ini akan membuat salinan semua data website seperti direktori file, konfigurasi website, MySQL database, serta konfigurasi email forwarder dan email filtering

Partial backup dilakukan jika kamu hanya ingin memindahkan beberapa bagian website saja. Seperti misalnya, backup file website saja. Atau backup databasenya saja.

Backup Untuk Migrasi Manual Pada intinya proses backup ini ada 2 tahap yaitu backup file website menjadi bentuk .zip dan melakukan eksport database. Pertama, anda harus kompres file website ke dalam bentuk .zip. Kemudian lakukan export database menjadi bentuk .sql. Sehingga anda akan memiliki file backup .zip dan file database .sql. Kedua file itu nanti yang akan direstore pada hosting/ domain tujuan.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *