Plug-in atau plugin adalah sebuah program komputer yang menambah fungsionalitas sebuah program utama. Program utama biasanya memberikan semacam antarmuka (interface) agar plug-in dapat berinteraksi dengan program utama.ia merupakan  ekstensi yang ditambahkan ke situs dan memiliki fungsi untuk memodifikasi dan mengembangkan fungsionalitas utama WordPress. Sebagai contoh, plug-in biasanya digunakan pada web browser untuk memutar video, memindai virus, dan menampilkan jenis file baru. Dengan plugin, Anda punya solusi terbaik dalam mengedit kode original WordPress. Anda tak perlu lagi mengkustomisasikan sejumlah kode hanya untuk mengembangkan serta memaksimalkan kemampuan WordPress. Plugin hanya perlu diunduh dan diinstall di website.

Fungsi dan kegunaan Plugin

Plugin merupakan sebuah alat atau tool yang dapat mengubah serta mentransformasi website sederhana menjadi website yang fungsional dan mempunyai banyak fitur. Bahkan, plug in ini hanya untuk beberapa kali klik saja, Selanjunya plugin yang telah terinstall yang kemudian mengubah website menjadi toko online, majalah online, portofolio online, dan kursus online – apa pun tipe website yang ingin Anda miliki!

Beberapa contohnya yaitu, ada plugin WooCommerce untuk membuat toko online dan ada plugin Bookly untuk membuat sistem reservasi online. Fungsi plugin bervariasi. Ada yang dirancang untuk mentransformasi website secara keseluruhan, tapi ada juga yang bekerja di balik layar.

Untuk tipe plugin yang disebutkan terakhir, Anda mungkin tidak akan melihat hasilnya di sisi front end. Justru plugin tersebut mengoptimasi performa dan cara kerja situs. Contoh pluginnya adalah WPSmush untuk mengcompress gambar, W3 Total Cache untuk menaikkan performa situs, dan WordFence untuk meningkatkan sistem keamanan website.

Mengenal Plugin WordPress

Berikut ini adalah  beberapa contoh plugin WordPress yang paling banyak digunakan saat ini, bahkan  wajib Anda install  untuk kebutuhan dari Website Anda. Berikut beberapa listnya :

Plugin SEO terbaik WordPress.

Plugin ini dapat membuat website bisnis anda menjadi peringkat pertama dalam laman pencaharian Google. Dengan menginstall plugin SEO seperti Yoast SEO Plugin tersebut berfungsi untuk membantu menganalisis artikel yang akan Anda rilis dari segi SEO dan dapat memberikan nilai dalam konten anda sudah layak dalam segi SEO atau belum. Contoh plugin SEO: All in One SEO Pack, Yoast SEO.

Beberapa Keunggulan Plugin SEO di WordPress :

  • Menganalisa halaman dan post WordPress serta mengidentifikasi kelemahan SEO.
  • Memperbarui halaman hasil analisis pada saat perubahan SEO yang sesuai dibuat.
  • Membuat XML Sitemap  website dengan praktis.
  • Membuat breadcrumbs pada tema WordPress yang kompatibel.

Plugin Keamanan.

Anda perlu melindungi website Anda dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memasang plugin keamanan untuk menghindari serangan siber yang bisa datang kapan saja. Seperti virus malware atau hacker.  Contoh plugin keamanan: iThemes Security, Jetpack, dan Wordfence, Let’s Encrypt.

Plugin Backup

Backup yang berfungsi untuk mengembalikan data website yang error atau terhapus. Lalu, memasang plugin ini merupakan langkah antisipasi jika terjadi error pada website yang menyebabkan data-data di dalamnya terhapus. Contoh plugin backup: UpdraftPlus dan BackWPUp.

Plugin Anti-Spam

Memperoleh banyak komentar di setiap artikel yang Anda rilis tentu menyenangkan. Namun, terkadang tidak jarang kolom komentar dipenuhi komentar-komentar spam. Menjengkelkan bukan?  Oleh karena itu, Anda perlu memasang plugin seperti Akismet agar website atau blog Anda terhindar dari komentar-komentar spam yang mengganggu. Contoh plugin anti spam: Akismet

Langkah-langkah instal Plugin di WordPress (dari directory resmi plugin)

  • Buka dashboard WordPress. Seperti biasa, masuk ke http://namadomain.com/wp-admin lalu silahkan menuju ke menu berikut:
  • Plugins > Add New
  • Cari plugin yang anda butuhkan. Setelah ketemu yang ingin anda install, klik tombol Install. Anda juga dapat melihat plugin yang popular, untuk melihatnya klik tab popular. . Secara standar, plugin yang baru diinstall akan dinonaktifkan. Untuk memproses dan mengaktifkan plugin  Kemudian klik Activate untuk mengaktifkan plugin tersebut.
  • Selesai

Menginstall Plugin WordPress Secara Manua

Direktori resmi plugin bukan satu-satunya tempat untuk mengunduh plugin. Ada banyak direktori premium plugin yang bisa Anda kunjungi, misalnya CodeCanyon yang menawarkan lebih dari 4.000 plugin berbayar. Sebelum mengikuti langkah-langkah di bawah ini, terlebih dulu Anda harus mengunduh plugin ke komputer.

  1. Kunjungi halaman Plugin dan klik tombol Add New.
  2. Klik tombol Upload Plugin.
  3. Di halaman yang baru, Anda akan diminta untuk mengunggah plugin archive. Klik Choose File untuk memilih plugin archive dari komputer Anda, lalu klik tombol Install Now.
  4. Untuk mengaktifkan plugin dan menyelesaikan proses instalasi, klik Activate.
  5. Anda sudah berhasil mempelajari cara untuk menginstal plugin WordPress secara manual.

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *