8 Error yang sering terjadi Pada WordPress

WordPress menjadi CMS dengan pengguna terbesar didunia. Meski WordPress sangat mudah digunakan, ada beberapa error yang umum terjadi dan  membuat panik para pengguna pemula. banyak error yang ditemui oleh pengguna WordPress. Pada artikel kali ini akan membahas cara memperbaiki sejumlah error populer di WordPress. Sebelum mengatasi error pada WordPress, pastikan Anda memiliki backup WordPress yang lengkap. Error yang biasa dihadapi antara lain

Tidak bisa upload gambar

Ketika mengupload file gambar di wordPress format yang dipakai JPG, JPEG., PNG dan GIF selain format gambar tersebut bisa dipastikan terjadi error. Ketika Anda sudah mengupload gambar di wordpress dengan format di atas namun tidak berhasil, masalahnya bisa saja karena lokasi folder penyimpanan gambar yang ada di hosting  berubah, URL folder salah atau mengaktifkan cPanel protect directory. Cara mengatasinya dengan memeriksa folder wp-content/uploads/images permission foldernya pastikan sudah 755 dan mematikan fitur cPanel protect.

Tidak bisa Login Administrator

Penyebab utamanya bisa jadi akun WordPress terkena hacking sehingga username dan password sudah dirubah. Untuk mencegahnya Anda bisa merubah URL login WordPress. URL standar WordPress biasanya menggunakan namadomain.com/wp-admin dengan merubah custom sesuai dengan yang Anda inginkan sehingga lebih aman dari serangan hacking.

Syntax Error Pada WordPress

syntax WordPress ini terjadi karena ada beberapa script coding yang hilang sehingga fungsi tidak berjalan sempurna. Jadi Bagi Anda yang suka melakukan perubahan terutama pada plugin atau theme supaya berhati-hati.  Solusinya Anda bisa membaca pesan error yang ditampilkan pada line/baris berapa script coding mengalami permasalahan. Agar lebih memudahkan pengeditan script coding bisa menggunakan text editor seperti notepad++, sublime atau aplikasi sejenis.

Error 403 Forbidden

Error ini terjadi karena adanya masalah dari client error. Penyebab utamanya berasal dari permission file atau folder bermasalah. Penyebab lain yang sering menjadikan error 403 yaitu dari file htaccess atau bisa juga dari plugin WordPress yang bermasalah. Cara mengatasinya dengan cara Memeriksa file.htaccess, Resetting File and Directory Permissions, Menonaktifkan plugin

Error 404

Error 404 ini masalahnya masih sama dengan sebelumnya yaitu pada bagian client. Bedanya untuk error 404 ini terjadi karena saat Anda mengakses pada halaman website tetapi browser tidak menemukan halaman yang sedang Anda cari. Sehingga munculah pesan error 404 pada browser yang Anda gunakan. Cara mengatasinya Solusi mengatasi error 404 dengan cara merefresh ulang halaman website, setting ulang permalink, restore file htaccess atau menggunakan plugin checker broken link. Untuk lebih jelasnya baca artikel sebelumnya tentang cara mengatasi error 404

Connection TimeOut Error

Connection time out error ini terjadi karena konfigurasi server yang bermasalah atau server sedang overload karena banyak user yang mengakses. Solusinya  Anda perlu  Cek Status Network Provider Hosting, Cek Status Web Server, Selain itu Anda juga perlu mengecek plugin WordPress yang membuat berat dan menghabiskan resource besar pada server.

White Screen

White screen error ini terjadi karena memori yang tersedia pada server sudah overload atau dari tema dan plugin yang bermasalah. Biasanya masalah ini terjadi setelah melakukan WordPress update ke versi yang terbaru. Solusinya Menaikkan Limit Memory WordPress, Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah cek plugin. Anda dapat mengecek plugin yang bermasalah dengan menonaktifkannya satu per satu. Apabila error tidak muncul setelah Anda menonaktifkan semua plugin, tentu Anda dapat dengan mudah menarik kesimpulan: permasalahan terletak pada plugin. Jika dua langkah sebelumnya tidak menyelesaikan masalah error, kemungkinan permasalahan terletak pada template yang rusak atau tidak kompatibel dengan versi WordPress Anda.

Error 503 Service Unavailable

Berbeda dari error 404 (muncul bilamana Anda mengakses website tapi kemudian halaman tidak ditemukan), error 503 menginformasikan pada Anda bahwa memang ada sesuatu di sana tapi untuk saat ini tidak dapat diakses. Penyebab utamanya dari script yang bermasalah, server sedang down, theme atau plugin bermasalah dan bisa juga karena serangan DDoS sehingga mengakibatkan server error tidak dapat dijangkau. Sehingga saat Anda mengakses suatu file server tetapi halaman yang dicari tidak ditemukan pada server. Cara mengatasinya Matikan Plugin WordPress Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa ada berbagai penyebab munculnya 503 error, salah satunya berasal dari plugin atau tema. Nonaktifkan Tema WordPress Saat Ini, Aktifkan Fitur Debug WordPress untuk Melacak Sumber Error 503.

Munculnya error di WordPress memang memberikan masalah baru. Namun, cara mengatasi error ini sebenarnya sangatlah mudah. Meskipun Anda harus mengikuti panduannya dan langkah demi langkah, solusi tersebut menjamin website Anda bisa diakses kembali. Selain itu pemilihan penyedia hosting terbaik juga berpengaruh dalam mengurangi permasalahan yang sering terjadi pada kebanyakan pengguna WordPress. Untuk penyedia layanan hosting terbaik percayakan kepada kami IMSNet.id

admin blog

0 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *